Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2010

Sssttt...Trik yang mau Sukses dalam Diet


Beragam cara dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Tapi banyak orang yang menginginkan badan kurus dengan melakukan diet yang salah dan justru bisa mengganggu kesehatan. Belum lagi dietnya sulit dan mahal. Ketahui trik agar diet berjalan dengan sukses.

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin menurunkan berat badannya, mulai dari alasan kesehatan, agar bentuk badannya proprosional, untuk menarik perhatian lawan jenis atau hanya sekedar ingin mengikuti tren yang ada saja.

Hal yang utama harus dilakukan ketika Anda ingin mengurangi berat badan adalah mengetahui gaya makan yang benar apakah terlalu banyak dan terlalu sering tanpa diimbangi gerak badan atau aktivitas yang bisa membakar kalori.

Terkadang kebiasaan makan dalam porsi besar, habis makan langsung diam saja, sering mengemil makanan kalori tinggi seperti makanan manis, lemak, goreng-gorengan yang sulit dikontrol juga memicu penimbunan lemak di tubuh. Para pakar kesehatan tidak melarang makan enak asalkan setelah makan diimbangi dengan aktivitas fisik.

Seperti dikutip dari Thedietchannel, Rabu (30/12/2009) ada poin-poin penting yang harus diperhatikan saat ingin diet:

1. Temukan penyebab mengapa makan terlalu banyak.
Rata-rata orang makan dengan porsi banyak akibat dipicu oleh stres, bosan, kesepian, marah, depresi dan emosi lain. Karena itu belajar untuk menghadapi emosi yang baik tanpa beralih pada makanan. Orang yang rajin berolahraga tapi tidak bisa mengontrol emosi dengan baik, tidak akan memberikan efek diet yang jangka panjang. Dengan mengontrol emosi yang baik, maka seseorang juga bisa mengontrol pola makan sekaligus menurunkan berat badannya.

2. Olahraga yang konsisten penting untuk menurunkan berat badan.
Trik ini memang bukan hal yang baru, tapi olahraga yang rutin sangat memberikan pengaruh terhadap keberhasilan seseorang dalam menurunkan berat badannya. Temukan sesuatu yang Anda sukai sehingga Anda akan lebih mudah untuk menjalaninya. Olahraga yang dilakukan pun tidak harus mahal, bisa dengan berjalan kaki bersama teman.

Olahrga yang paling bagus untuk menurunkan berat badan seperti jogging, lari, bersepda. Waktu olahraga yang paling baik adalah saat pagi hari karena bisa membangkitkan semangat dan membakar kalori lebih banyak, dilakukan selama 10-30 menit yang bisa dilakukan 3-5 kali dalam satu minggu.

3. Membuat catatan harian makanan.
Membuat catatan mengenai apa saja yang sudah dikonsumsi dalam satu hari turut menyumbangkan keberhasilan. Catatan ini berisi apa saja yang dimakan dan berapa porsinya, bagaimana tingkat rasa lapar yang dialami sebelum makan serta emosi apa yang ada saat itu. Ini bisa menimbulkan kesadaran diri, sehingga seseorang tetap fokus menjalani komitmen yang ada.

Catatan harian ini juga bisa menjadi panduan sudah berapa kalori yang masuk ke tubuh, sehingga bisa diprediksi makanan apa yang harus dihindari atau dikurangi misalnya lemak, makanan yang manis (kandungan gulanya tinggi) atau karbohidratnya.

4. Deteksi rasa lapar dengan air hangat.
Rasa lapar yang timbul terkadang bukan disebabkan oleh tubuh yang memerlukan nutrisi. Jika timbul rasa lapar, cobalah untuk mengonsumsi air putih hangat. Kalau setelah minum rasa laparnya hilang, maka Anda tidak perlu makan. Tapi jika tetap merasa lapar, itu berarti tubuh memang memerlukan tambahan nutrisi dari makanan. Dengan cara ini seseorang bisa mengurangi tingkat menyemil yang dapat meningkatkan berat badan.

5. Mengatur pola makan dengan benar.
Pola makan saat diet memang harus dijaga, tapi orang suka salah kaprah dalam mengartikan pola makan untuk diet. Seseorang tetap membutuhkan nutrisi yang seimbang, serat dan protein tetap harus dikonsumsi, kurangi makanan yang digoreng dan berlemak terutama daging merah tapi tetap boleh mengonsumsi telur. Sarapan sangat penting untuk menunjang aktivitas serta mencegah orang konsumsi camilan dan usahakan tidak makan berat 1-2 jam sebelum tidur.

Kalori yang masuk ke dalam tubuh harus dijaga untuk bisa memberikan hasil yang baik. Bagi orang yang berdiet sebaiknya pola makan mengandung 1.000 kalori, 60 gram protein, 145 gram karbohidrat dan 21 gram lemak. Asupan ini termasuk dalam sarapan, makan siang, makan malam dan camilan.

detikhelath

Sabtu, 30 Januari 2010

Sobh..Ternyata Atap dari Asbes Berbahaya Lhoo

Jakarta, dilansir dari detikhealth. Asbes masih banyak digunakan untuk atap bangunan rumah. Dalam jangka panjang menghirup asbes terus menerus bisa menimbulkan risiko kesehatan. Asbes masuk ke dalam tubuh melalui cara inhalasi.

Dampak bahaya dari menghirup serat asbes tidak bisa dilihat dalam jangka waktu singkat. Terkadang gejala penyakit ini baru muncul dalam waktu 20-30 tahun setelah terpapar serat asbes pertama kali.

Seperti dikutip dari Health.nsw, Jumat (29/1/2010) serat asbes yang terhirup dan masuk ke dalam paru-paru bisa menyebabkan asbestosis (timbulnya jaringan parut di paru-paru), kanker paru-paru dan mesothelioma (kanker ganas yang menyerang selaput mesothelium).

Risiko terkena penyakit ini akan meningkat setara dengan banyaknya jumlah serat asbes yang dihirup. Selain itu risiko kanker paru-paru akibat menghirup serat asbes lebih besar dibandingkan dengan asap rokok.

Ini disebabkan asbes terdiri dari serat-serat kecil yang mudah terpisah, sehingga jika serat tersebut berterbangan di udara dan terhirup oleh tubuh akan berbahaya bagi kesehatan.

Biasanya serat asbes ini bisa menimbulkan risiko kesehatan jika masuk ke dalam tubuh melalui cara inhalasi. Jumlah kecil serat asbes di udara yang dihirup seseorang saat bernapas tidak akan menimbulkan rasa sakit.

Rata-rata orang hanya menghirup asbes dalam jumlah yang sangat kecil dan berisiko rendah terhadap kesehatan. beberapa penelitian menunjukkan asbes yang berbentuk lembaran tidak menunjukkan risiko kesehatan yang berarti.

Orang yang sangat berisiko memiliki gangguan kesehatan akibat asbes umumnya yang bekerja di pertambangan atau industri.

Tapi bukan berarti atap rumah yang terbuat dari asbes tidak berbahaya sama sekali, hanya saja risiko gangguan kesehatannya lebih rendah. Berbagai bentuk material dari asbes membuat tingkatan risiko kesehatan yang berbeda.

Jika serat asbes dalam bentuk yang stabil seperti lembaran dan kondisinya masih baik, maka risiko kesehatannya kecil. Namun jika lembaran tersebut sudah ada yang rusak, berlubang atau salah dalam hal penggunaannya, maka bisa menimbilkan risiko yang lebih tinggi.

Bahan bangunan asbes umumnya digunakan sebagai lembaran semen (fibro), drainase, cerobong pipa, atap rumah atau papan bangunan lainnya. Sejak tahun 1960-an dan 1970-an, serat asbes banyak digunakan oleh masyarakat sebagai isolasi atap rumah.

Untuk mengurangi paparan dari serat asbes dan melakukan pencegahan jangka pendek bisa dengan melakukan beberapa cara:


  1. Menyemprotkan air ke lembaran asbes untuk mencegah tanah, debu atau serat beterbangan di udara.
  2. Menutup asbes dengan lembaran plastik atau terpal untuk menghindari paparan cuaca.
  3. Mencegah anak untuk bermain di atap rumah yang terbuat daria asbes.
  4. Mengganti lembaran asbes yang sudah rusak atau berlubang.
  5. Sebisa mungkin memberikan ruang batas antara asbes denga ruangan dalam rumah.

Sssttt...Anti Oksidan bisa Jadi Bumerang

detikhealth.Kansas, Pakar nutrisi mengklaim antioksidan sebagai makanan super atau superfood yang bisa melawan hampir semua penyakit, terutama kanker. Tapi hati-hati, antioksidan yang dikonsumsi overdosis justru memicu senyawa pro-oksidan.

Antioksidan adalah senyawa yang bisa mencegah atau menghambat terjadinya proses oksidasi yang berbahaya bagi tubuh karena memicu sel-sel radikal bebas. Sel-sel radikal bebas dan tidak terkendali inilah yang menyebabkan penyakit-penyakit tertentu, umumnya kanker.

Karena bisa mencegah dan melawan penyakit, antioksidan diklaim bisa memperpanjang umur. Tak hanya itu, antioksidan juga bisa meningkatkan kemampuan seksual dan masih banyak manfaat lainnya.

Tapi kini peneliti dari Kansas State University, Amerika membuktikan bahwa antioksidan dalam dosis tinggi bisa menjadi bumerang bagi tubuh.

Antioksidan hanya akan berfungsi ketika ada senyawa pro-oksidan (pemicu proses oksidasi) dalam tubuh. Ketika dosis antioksidan dan pro-oksidan tidak seimbang atau kadar antioksidan tinggi sedangkan pro-oksidan rendah, maka tubuh akan membentuk senyawa pro-oksidan untuk menyeimbangkan kadarnya dengan antioksidan, dan hal ini akan membuat sel-sel radikal bebas tidak bisa diperbaiki lagi.

"Banyak orang percaya bahwa dengan makan antioksidan sebanyak-banyaknya, manfaat untuk tubuh juga akan semakin banyak. Tapi ternyata itu salah, antioksidan dosis tinggi justru menghasilkan fungsi yang bertolak belakang, yaitu menyebabkan otot-otot melemah, nafas pendek, aliran oksigen dalam darah terhambat bahkan mempercepat penuaan," kata si peneliti, Steven Copp seperti dilansir Dailymail, Sabtu (30/1/2010).

Untuk itu sebaiknya perhatikan lagi konsumsi brokoli, wortel, tomat, blueberry, kedelai, dan makanan berantioksidan lainnya agar tidak berlebihan.

Rabu, 30 Desember 2009

Obat Nyeri Acetaminophen Bisa Mengobati Patah Hati

Kentucky, Bahan aktif acetaminophen yang terdapat dalam obat penghilang rasa sakit Tylenol tidak hanya ampuh mengurangi nyeri fisik tapi juga bisa menghilangkan perasaan tidak enak seperti saat patah hati.

Studi sebelumnya memang pernah menyebutkan bahwa rasa sakit fisik dan sakit hati saling berhubungan dalam satu rangkaian otak. Hal itu juga yang ditemukan oleh psikolog C. Nathan DeWall dari the University of Kentucky.

"Mekanisme munculnya sakit fisik dan emosi sebenarnya terjadi secara bersamaan di dalam otak. Oleh karena itu harusnya obat penghilang rasa nyeri fisik juga bisa digunakan untuk mengobati perasaan buruk seperti patah hati atau keadaan yang memicu rasa sedih lainnya," ujar Nathan seperti dikutip dari Thirdage, Rabu (30/12/2009).

Dalam eksperimen pertamanya, Nathan merekrut 62 orang untuk mengonsumsi 1.000 miligram acetaminophen dan juga obat plasebo setiap harinya. Setiap harinya partisipan juga diukur tingkat mood dan perasaannya menggunakan seperangkat alat pengukur rasa sakit psikologis.

Hasilnya, mereka yang mengonsumsi acetaminophen dilaporkan lebih rendah mengalami perasaan terluka dibanding mereka yang tidak mengonsumsi obat tersebut.

Eksperimen kedua dilakukan terhadap 25 orang dengan memberikan acetaminophen sebanyak 2.000 miligram per harinya. Setelah 3 minggu mengonsumsi obat itu, partisipan diminta melakukan permainan komputer untuk mengetahui efek obat acetaminophen jika mengalami kekalahan atau kekecewaan.

Sebuah alat scan otak functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) pun dipasang untuk mengetahui respons otak terhadap perasaan kalah, sedih atau kecewa.

Dan dari dua kali eksperimen yang dilakukan Nathan, terbukti bahwa seseorang yang mengonsumsi obat acetaminophen memiliki mood yang lebih baik dan lebih kuat ketika menerima kekalahan dalam permainan tersebut. "Jadi jika Anda sedang patah hati atau sedih, acetaminophen bisa membantu," kata Nathan.

Namun peneliti mengingatkan bahaya penggunaan acetaminophen dalam jangka waktu panjang, yaitu bisa merusak hati. Oleh karena itu penggunaan obat harus tetap di bawah petunjuk dokter. Studi ini dipublikasikan dalam Journal Psychological Science.(fah/ir)

Nurul Ulfah - detikHealth

Selasa, 29 Desember 2009

Teknik Tepat Membersihkan Wajah

Terik matahari yang panas, debu-debu yang menempel, tetesan keringat membuat wajah menjadi kotor dan tak tahan untuk segera merasakan kesegaran air. Begitulah tradisi Anda sehabis beraktivitas setiap harinya. Amankan kebiasaan Anda tersebut bagi wajah cantik Anda? Tentu saja tidak. Lho jadi bagaimana dong cara yang tepat untuk membersihkan wajah?

Jangan terburu-buru membasuh wajah dengan air segar dan sabun setiap kali pulang dari suatu aktivitas. Sayang dong kulit mulus Anda harus rusak karena teknik membersihkan wajah yang salah. Begitupula usai beraktivitas di malam hari.

Ada baiknya Anda mengubah kebiasaan buruk Anda, tunda wajah Anda untuk langsung bersentuhan dengan air. Dengan mengikuti trik membersihkan wajah yang benar Anda tentu akan semakin cantik. Temukan teknik tepat membersihkan wajah di halaman berikutnya.

Nah ikuti teknik tepat membersihkan wajah berikut ini:

1. Bersihkan wajah dengan cleansing
Apapun jenis kulit Anda, cleansing yang terbaik adalah yang berbahan dasar susu dan air. Ambil lotion cleansing dan pijatkan pada wajah Anda. Ambil arah memutar keluar di bagian pipi, kemudian membentuk angka delapan pada hidung hingga kening. Nikmati pijatan lembut di seluruh wajah setidaknya 1 - 2 menit sampai terasa kotoran di wajah telah terangkat. Kemudian bersihkan dengan menggunakan kapas.

2. Lanjutkan dengan toner
Nah bagian ini yang harus Anda cermati, pilih toner sesuai dengan jenis kulit Anda.
Kulit Kering: pilih toner yang banyak mengandung bahan untuk melembabkan. Idealnya yang mengandung bahan-bahan seperti susu, almond, kelapa, atau zaitun agar kulit Anda lebih kenyal dan bersih.
Kulit Normal: untuk jenis kulit normal Anda, sari bunga adalah pilihan yang terbaik. Pada umumnya di pasaran dijual toner dengan dasar sari bunga kenanga dan mawar. Selain efek segar, kehalusan kulit juga terjaga.
Kulit Berminyak: jangan main-main dengan kulit berminyak. Anda dituntut untuk lebih cermat dalam memilih toner. Dan yang wajib Anda pilih adalah mentimun dan sari jeruk nipis. Kedua bahan tersebut akan melibas kelebihan minyak dan lemak dan mencegah timbunan kotoran wajah meresap ke dalam pori-pori.

Diamkan selama beberapa menit sebelum Anda membasuh muka dengan sabun dan air.

3. Basuh muka dengan sabun
Sesuaikan pula sabun dengan jenis kulit Anda. Pada umumnya sabun akan membuat kulit kering, oleh karena itu yakinkan bahwa ada kandungan moisturizer yang cukup besar pada sabun wajah Anda.
Kulit Kering: tetaplah memilih sabun muka dengan bahan dasar susu. Karena pada intinya Anda hanya membersihkan sisa-sisa kotoran yang sempat Anda bersihkan dengan cleansing dan toner.
Kulit Normal: buah-buahan segar akan menjaga kelembaban kulit normal Anda. Pastikan juga kandungan vitamin E cukup besar di dalam sabun Anda, agar kulit Anda tidak berubah menjadi kering.
Kulit Berminyak: walaupun kulit Anda berminyak, bukan berarti Anda tak butuh moisturizer. Untuk itu pilih sabun yang kaya akan moisturizer, terutama dari bahan buah-buahan.

4. Toner penutup
Eit setelah Anda mencuci muka, tidak lantas Anda bersantai lo. Teteskan toner pada selembar kapas, kemudian tepuk-tepuk lembut wajah Anda. Langkah terakhir ini menutup rangkaian proses membersihkan wajah setelah lelah beraktivitas seharian.

Berikan waktu istirahat yang cukup panjang pada wajah Anda selama Anda tidur. Minimalisir pemakaian obat atau bahan-bahan kimia pada wajah selama ia beristirahat.

KapanLagi.com - Oleh: Agatha Yunita

dari Mana Datangnya Jerawat?

KapanLagi.com - Agar kita dapat mengerti bagaimana menangani jerawat dengan tepat, maka kita perlu mengerti lebih dulu tentang penyebab mengapa jerawat bisa muncul di wajah atau bagian lain pada tubuh. Sebab adakalanya jerawat timbul sebagai reaksi alamiah dari dalam tubuh yang tak bisa dihindari, misalnya perubahan hormon, faktor keturunan, atau efek samping akibat minum obat.

Apa yang kita makan, bagaimana kita memperlakukan kulit wajah, semua itu turut bertanggung jawab atas munculnya jerawat.

Cokelat, junk food, gorengan, minuman karbonasi, makanan manis, kafein, hingga makanan berlemak jenuh dan bersantan kerap disebut sebagai makanan yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat pada kulit. Kelebihan lemak dari makanan tersebut 'ditolak' oleh tubuh dan kemudian dikeluarkan dalam bentuk jerawat.
ingkat kebersihan yang buruk, atau sebaliknya, membersihkan wajah terlalu sering juga bisa memicu keluarnya jerawat. Selain itu, jika rambut dalam keadaan kotor dan berminyak, maka kotoran yang ada bisa mencemari wajah (dan punggung) sehingga menyebabkan timbulnya jerawat. Jadi, pastikan Anda selalu rutin untuk mencuci rambut, dan bilas rambut sampai bersih sehingga tidak ada sisa shampo atau kondisioner yang menempel.

Selain itu, menggosok wajah terlalu keras ternyata juga bisa memicu munculnya jerawat sebab lapisan kulit bisa rusak dan hal ini menyebabkan rawannya iritasi, terutama bila debu dan bakteri mulai bertebaran. Memencet jerawat untuk 'memaksanya' hilang atau kempes sebelum waktunya juga bisa menimbulkan infeksi, apalagi bila tangan atau alat yang dipakai tidak berada dalam keadaan steril.

Seperti yang disebutkan di atas, ada pula obat-obatan yang bisa menimbulkan efek samping seperti iritasi atau jerawat pada kulit. Jadi, konsultasikan obat-obatan yang Anda minum dan efek sampingnya pada dokter.

Jika Anda sudah tahu apa yang menjadi penyebab utama mengapa wajah dan mungkin juga punggung seolah tak pernah luput dari jerawat, maka kini saatnya untuk mencari solusinya. 

Senin, 28 Desember 2009

Mitos Ion Negatif dan Pembalut Sehat

Pemutih Pada Pembalut

Cek hiegienis produk Napkin yang anda pakai!! karena menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim:
NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualita!

* Di RSCM : 400 Pasien Kanker Leher Rahim baru setiap Tahun.
* Di RSCM kematian akibat Kanker Serviks sekitar 66%
* Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut
* Tingkat Kesadaran deteksi dini masih rendah.

Cara pengecekan:

* Sobek produk pembalut anda, ambil bagian inti didalamnya.
* Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
* Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut anda dan celupkan ke dalam air tersebut. Aduk dengan sumpit.
* Lihat perubahan warna air (karena kalo hieginis dan bersih,seharusnya air akan tetap jernih).
* Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp.
* Jika hancur dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih ( byclin ).

Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan di bagian intim wanita selalu mengalami banyak masalah:

* Keputihan,
* Gatal-gatal
* Iritasi
* dan lain-lain.

Bagian yang ganjil berurutan dari awal:

1. Penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas

Apa yang dimaksud dengan 'tidak berkualitas'? Kalau merujuk ke email ini, berkualitas berarti higinis dan tidak mengandung pemutih. Err… memangnya kalau mengandung pemutih lalu tidak higinis? Pemutih atau bleaching agent adalah oksidator kuat, yang beberapa di antaranya populer sebagai disinfektan (pembunuh kuman), misalnya peroksida dan hipoklorit.

Dengan demikian ada kejanggalan besar dalam pernyataan tersebut, karena seharusnya yang mengandung bahan pemutih justru higinis, terlepas dari efek iritasi pada kulit yang mungkin ditimbulkannya. Tapi itu masalah lain.

2. Mengecek tingkat higienisme adalah dengan menguji mikroorganisme kontaminan yang ada, bukan dengan menguji adakah bahan pemutih atau tidak.

Penulis artikel tersebut kurang mengerti dunia mikrobiologi. Jika kita mensterilkan suatu permukaan dengan disinfektan, katakanlah dengan formalin (larutan formaldehid 37%), alkohol 70%, atau hidrogen peroksida, maka permukaan tersebut dapat dikatakan higinis.

Higinis memang tidak harus steril (setidaknya jumlah mikroorganisme kontaminan tidak cukup untuk membuat kita sakit), tapi steril sudah pasti higinis. Mempertentangkan 'higinis' dengan 'pemutih' jelas tidak berguna dan sia-sia, karena hubungannya justru saling menguatkan.

3. Artikel ini minim sekali informasi ilmiah, setidaknya rujukan: laporan WHO tahun berapa, apa judul surveinya, bahkan kita tidak diberitahu persisnya dari mana informasi ini berasal.

Tidak ada nama penulis, bahkan tidak ada SATUPUN nama yang tercantum, kecuali Leonard. Itupun saya tidak menemukan Leonard mana yang dimaksud yang berhasil mendokumentasikan teori tersebut. Keserba-miniman ini saja seharusnya sudah cukup untuk membuat anda bertanya-tanya jika tidak langsung melupakannya sebagai hoax.

4. Rilis resmi RSCM dan WHO seharusnya terdokumentasi dengan baik. Memiliki atribut wajib: nama orang yang bertanggungjawab, judul/abstraksi/tema/nomor dokumen, dan tanggal diterbitkan. Tidak ada satupun yang disebut dalam artikel ini.

5. Ketidak-higinisan produk hubungannya adalah dengan infeksi, dan belum tentu berujung pada kanker mulut rahim (cervix). Sedangkan pada artikel ini seolah-olah SEMUA kasus kanker mulut rahim berpangkal pada pilihan pembalut yang salah. Jelas ini NGACO. Anda tidak dapat menyalahkan seorang perempuan yang menderita kanker mulut rahim tanpa riwayat infeksi dengan melabelnya sebagai 'salah pilih pembalut'.

6. Bagian inti pembalut tidak sama antara satu merek dengan merek lainnya. Ada produk yang menggunakan jel sebagai bahan pengikat cairan, ada juga yang tidak. Kalau satu pembalut isinya hanya kapas -yang jelas tidak akan hancur ketika dimasukkan ke dalam air- apakah kemudian pembalut tersebut serta merta dinobatkan sebagai 'berkualitas'? Saya kehilangan 'sesuatu' di sini. Err.. hubungan sebab-akibat, mungkin?

7. Ada apa dengan sumpit? Kenapa sumpit? Kenapa tidak sendok atau spatula gelas? Ya mungkin ini tidak penting. Tapi karena muncul di bawah bagian 'pengujian', semua jadi tampak penting bagi saya.

8. Lihat perubahan warna air. Bagaimana kalau jel yang digunakan ternyata berwarna? (ngomong-ngomong saya belum pernah buka dan lihat warna dan tekstur jel di dalam pembalut, ada yang sudah mencoba?) Higinis sekalipun, jika air berubah warna maka pembalut ini dinyatakan tidak berkualitas?

9. Keputihan, gatal-gatal dan iritasi dapat timbul sekalipun tidak memakai pembalut yang bermasalah. Sebagian perempuan dikaruniai keputihan yang muncul apabila: menjelang haid, stres, atau memakai pakaian dalam dari bahan yang kurang 'ramah' (tidak menyerap keringat, misalnya).

Sebab lain keputihan adalah infeksi jamur. Dari pembalutkah? Belum tentu, karena infeksi yang berhubungan dengan pembalut umumnya adalah infeksi oleh bakteri Staphylococcus aureus. Sedangkan gatal dan iritasi saat memakai pembalut dapat disebabkan oleh bahan permukaan pembalut yang langsung menyentuh kulit, BUKAN jel yang letaknya di dalam dan terlindung oleh lapisan-lapisan luar.

Dari mana artikel ini berasal?

Dengan kata kunci yang tepat (maaf, saya bahkan lupa apa yang saya gunakan saat itu), Google memandu saya ke satu situs produk yang dipasarkan lewat jalur multilevel marketing (MLM). Dari situs itu saya diberitahu bahwa untuk memberikan solusi 'sehat dan aman, bebas nyeri dan penyakit' ada satu produk dengan fitur ANION.

Keajaiban teknologi anion:

Setiap sentimenter kubik lapisan anion pada pembalut sehat ini dapet melepaskan lebih dari 5.800 anion. Dahsyat!

Intensitas anion yang dilepaskan sangat efektif dalam membunuh dan menekan pertumbuhan bakteri dan virus pada permukaan pembalut.

Lapisan anion tersebut dapat melepaskan oksigen, memiliki kadar pH yang seimbang untuk:

* Meningkatkan metabolisme dan sirkulasi
* Memperkuat daya tahan tubuh
* Mengurangi stres
* Menghilangkan bakteri
* Mengobati radang
* Menghilangkan bau
* Menghilangkan kelelahan

Jujur, saya seperti melihat promosi dukun: segala bisa! Ah tapi ini tidak soal dukun atau bukan, jadi lupakan saja perasaan saya.

Anion tidak statis, apalagi jumlahnya

Kondisi daerah vaginal dalam keadaan normal cenderung asam. Dengan diberi tambahan oksigen, yang katanya dilepaskan oleh anion, maka keasaman meningkat. Jelas tidak dapat dikatakan 'pH seimbang'. Karena lebih asam daripada yang dibutuhkan flora vagina untuk bekerja optimal menjaga dan melindungi vagina dari infeksi mikroorganisme patogen.

Meningkatkan metabolisme dan sirkulasi dengan cara memakai pembalut yang melepaskan oksigen? Anda pasti bercanda, jika yang dimaksud adalah metabolisme tubuh. Dan… err.. sirkulasi apa ya? Sirkulasi ion?

Sama tidak masuk akalnya dengan memperkuat daya tahan tubuh. Soal mengurangi stres dan menghilangkan kelelahan, masih dapat saya terima, dalam hal: memakai pembalut yang tepat (dan cocok) akan mengurangi kekhawatiran dan was-was selama pemakaian. Capek kan mikirin 'tembus gak ya?', 'geser gak ya?' selama 24×5 jam? Gimana ngga stres kalau kerjaan ngga selesai dan malah mikirin pembalut sepanjang waktu haid.

It should be stressed that ions are always created in pairs—a positive and a negative ion. In unipolar field ionizers, one polarity is automatically held back, so it appears as if only positive or negative ions are produced, but that is not so.

Ions do not live forever. They recombine with oppositely charged ions, they combine with aerosol particles, and they plate out on surfaces. Therefore, the reason for a more or less constant ion concentration of some hundred ions of each polarity per cubic centimeter (at sea level) is the constant production of maybe 5–10 ion pairs per cubic centimeter per second caused by natural radiation. So to keep a high ion concentration in a given volume, ions have to be constantly produced.

Untuk mempertahankan keberadaan ion negatif, diperlukan 'usaha luar', sedangkan kita tahu pemakaian pembalut tidak akan nyaman jika kita harus selalu menempel pada satu mesin demi keberadaan ion negatif yang diklaim produk. Hadir secara alami? Radioaktif dong, ya. Seram kali pakai pembalut yang mengandung bahan radioaktif.

Sumber : http://lita.inirumahku.com/health/lita/mitos-ion-negatif-dan-pembalut-sehat/#more-233

Kisah di Balik 1000 mg Vitamin C

Di belakang maraknya suplemen vitamin megadosis ada seorang tokoh yang berjasa. Linus Pauling, Ph.D., peraih dua penghargaan Nobel untuk kimia (1954) dan perdamaian (1962).
Temuannya yang paling populer adalah:
Vitamin C dosis tinggi dapat mencegah selesma dan flu hingga 45%, mencegah serta menyembuhkan 75% dari semua kanker, dan memperpanjang masa hidup penderita kanker hingga 4-5 kali lebih lama (dibandingkan dengan yang tidak mendapat terapi vitamin C tersebut).
Secara umum, Pauling mengklaim bahwa konsumsi vitamin(-vitamin) dalam megadosis dapat
"memperbaiki kesehatan… meningkatkan kenikmatan hidup dan membantu mengendalikan penyakit jantung, kanker, dan penyakit lain serta memperlambat proses penuaan".
Merasa pernah mendengar bunyi klaim tersebut dari produsen suplemen dan menjadi tertarik mengonsumsi produknya? SELAMAT! Anda sudah terjebak dalam quackery!
Terjemah bebas quackery dalam bahasa Indonesia adalah usaha apapun yang melibatkan promosi suatu produk atau sistem kesehatan secara berlebihan.
Klaim Pauling mengenai terapi megadosis vitamin C untuk penderita kanker diuji dan dikaji ulang oleh MayoClinic sebanyak 3 kali dengan hasil:
TIDAK ADA keuntungan yang konsisten dari vitamin C yang diberikan pada penderita kanker stadium lanjut. Bahkan, vitamin C dosis tinggi dapat memberikan dampak yang berlawanan.
Dosis oral (diminum) yang tinggi dapat menyebabkan diare. Sedangkan dosis tinggi yang diberikan lewat infus (intravenous) menyebabkan gagal ginjal akibat penyumbatan oleh kristal oksalat.

Walaupun fakta ini sudah gamblang dinyatakan, mengapa masih banyak orang yang ‘bersaksi’ bahwa vitamin C dosis tinggi berguna dan banyak membantu?
Vitamin C memberikan efek antihistamin. Sedangkan histamin -dalam konsentrasi berbeda-beda- hampir selalu dilepas dalam saluran pernafasan sebagai reaksi serupa-alergi terhadap selesma. Sehingga yang dirasakan oleh penderita selesma (atau flu) adalah perbaikan yang ‘palsu’.
Rekomendasi penggunaan vitamin dalam megadosis oleh Pauling bisa jadi ‘menyemangati’ para produsen suplemen (atau mereka biasa bilang ‘makanan kesehatan’ a.k.a. health foods) untuk membanjiri pasar dunia dengan produk mereka.
Tuduhan ‘main mata’ antara Pauling dan industri vitamin bukan omong kosong, sebab donor utama Linus Pauling Institute of Medicine adalah Hoffmann-La Roche, perusahaan farmasi besar yang memproduksi mayoritas vitamin C yang beredar di dunia pada saat itu (sekitar tahun 1973).
Pada tahun 1994, Arthur Robinson (kolega Linus Pauling dalam penelitian) membuat rangkuman hasil penelitian yang menyebabkannya dipecat dari Linus Pauling Institute of Medicine:
Vitamin C dosis 1 – 5 gram per hari meningkatkan laju pertumbuhan kanker pada manusia. Namun pertumbuhan kanker  terhambat pada dosis 100 gram per hari, mendekati dosis mematikan.
Masih berpikir bahwa semakin besar dosis vitamin maka akan semakin besar manfaatnya? Saya harap tidak.
Save your money. Think smart, act wise, live healthy. Jangan terjebak pada klaim indah suplemen.

Sumber : http://lita.inirumahku.com/health/lita/kisah-di-balik-1000-mg-vitamin-c/

Minggu, 20 Desember 2009

Rasa Sakit Bertambah Parah Karena Pikiran Negatif

img
Ilustrasi (Foto: dok detikHealth)
Dikutip : Nurul Ulfah - detikHealth
Washington, Rasa sakit bisa terasa lebih sakit jika perasaan seseorang sedang jelek atau bad mood. Jadi jika sedang sakit sebaiknya jangan berpikir hal-hal yang negatif karena itu hanya akan memperparah rasa sakit yang diderita.

Menurut studi yang dipimpin Mathew Roy dari Columbia University, rasa sakit yang dikombinasi dengan perasaan negatif hanya akan menambah rasa sakit itu.

Bersama rekannya, Roy memberikan elektrik shock pada 13 partisipan untuk mengukur tingkatan rasa sakit dan reaksi spontan. Beberapa saat setelah diberi elektrik shock, partisipan diperlihatkan gambar yang menyenangkan, tidak menyenangkan dan gambar netral.

Peneliti mengamati otak partisipan secara simultan menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Hasilnya, partisipan yang melihat gambar tidak menyenangkan yang memicu perasaan negatif (bad mood) merasakan sakit yang lebih besar sesaat setelah diberi elektrik shock.

Hasil scan otak pun menunjukkan bahwa bagian otak yang mengontrol rasa sakit menjadi kurang aktif saat partisipan melihat mereka merasa bad mood. Namun setelah moodnya ditingkatkan dengan cara mendengarkan musik, rasa sakit itu perlahan berkurang.

Studi ini menunjukkan bahwa perasaan atau pikiran jelek yang timbul akan berdampak langsung terhadap rasa sakit. Hal ini juga semakin menguatkan teori bahwa seseorang yang sedang sakit memang harus diberi pikiran positif dan menyenangkan karena jika sebaliknya, hal itu hanya akan menambah rasa sakitnya saja.

"Cukup dengan meningkatkan mood seseorang agar lebih bahagia, Anda akan membantunya mengurangi rasa sakit. Untuk itu makanya ibu hamil yang akan melahirkan sebaiknya diberi pikiran-pikiran positif dan lingkungan yang menyenangkan agar rasa sakitnya berkurang saat melahirkan," kata Roy seperti dikutip dari Geniusbeauty, Jumat(18/12/2009).

Studi ini menguatkan studi sebelumnya yang menyebutkan bahwa melihat gambar orang terkasih bisa mengurangi rasa sakit.

So,Positif Thinking yah... ^^