Selasa, 29 Desember 2009

Menu Super untuk Kulit Super 2010

Banyak trik dibahas soal perawatan kulit, tetapi jangan lupakan teknik yang paling dasar ini, perawatan melalui makanan! Kadang memang kita tak mau ribet, dan akhirnya memilih berbagai cream yang dioleskan di malam hari kemudian pergi tidur, tetapi tahukah Anda bahwa perawatan kulit tak hanya sekedar memakai cream malam saja?

Nutrisi yang kita konsumsi setiap hari adalah sumber perawatan kulit yang luar biasa. Khasiatnya lebih dari cream malam ratusan sampai jutaan rupiah, dan yang jelas harganya tak akan semahal cream yang Anda kenakan sekarang.

Jadi apakah Anda ingin tahu resep makanan super itu? Jangan ke mana-mana dan ikuti resep demi resep yang akan mulai kita praktekkan tahun baru nanti!

1. Ikan Laut

Kenapa sih harus ikan laut? karena mereka sangat kaya protein dan omega-3 yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Lihat saja menu ikan salmon yang sangat bergizi dan berjasa bagi peremajaan kulit.

Lupakan cream malam Anda, dan mulai rutin mengonsumsi ikan laut demi peremajaan kulit.

2. Olive Oil

Tak semua minyak itu membuat kulit tak sehat kok, buktinya minyak yang satu ini malah kaya akan antioksidan dan menjauhkan Anda dari serangan kanker kulit. Adalah minyak zaitun atau yang lebih sering dikenal sebagai olive oil, rahasia kesehatan dan kecantikan kulit sejak dulu kala. Digunakan sebagai bahan dasar kosmetika yang merawat kulit secara istimewa dan penuh kemewahan. Ide yang bagus untuk memulai massage lembut kulit dengan olive oil ini bukan?

3. Alpukat

Hijau dan menyegarkan, serta berlemak. Hey! jangan terlebih dulu menutup mata dan telinga Anda mendengar kata lemak, karena lemak yang satu ini mencegah kanker dan penyakit jantung. Lemak siapa lagi jika bukan lemak dari buah alpukat yang dagingnya lembut dan wangi ini. Selain sehat dimakan, alpukat juga sangat baik untuk merawat kulit dari luar. Cukup dengan menggunakannya sebagai masker, maka Anda akan mendapatkan kulit lembut layaknya putri.

4. Blueberry

Sudah bukan rahasia lagi jika buah berry kaya akan antioksidan. Dan memang kelezatan buah ini sangat baik untuk melindungi dan menjaga kesehatan kulit. Anda dapat mengubahnya menjadi jus atau menambahkannya sebagai topping pada makanan Anda, tak lupa menjadikannya salad, makanan penutup yang segar dan manis.

5. Madu

Makanan favorit Winnie The Pooh ini sangat kaya akan vitamin A, C, D, E dan B2. Substantsinya hampir mirip dengan susu, sehingga sangat baik sekali untuk kulit. Berendam dengan manisnya madu ini akan membuat kulit Anda menjadi manis dan lembut. Dan yang pasti kulit akan lebih bersinar lho!

6. Rumput Laut

Bahan dari agar-agar ini menurut Teruko Arasaki, penulis buku VEGETABLES FROM THE SEA, ternyata kaya akan vitamin A, B1, B2, B6, Niacin dan vitamin C. Dengan nutrisi yang dikandung rumput laut tadi kulit akan lebih sehat dan segar, peredaran darah akan semakin lancar, metabolisme kulit akan membaik dan kulit menjadi lebih remaja.

7. Jeruk

Jeruk sangat kaya akan vitamin C, dan disarankan agar dikonsumsi setiap hari. Mengapa? karena kandungan vitamin C ini selain baik untuk metabolisme tubuh juga kaya akan antioksidan dan mengurangi jumlah kolesterol di dalam tubuh.

Jangan ragu hidangkan semua menu super ini setiap hari di tahun baru nanti untuk Anda. Selamat menjadi cantik!

KapanLagi.com - Oleh: Agatha Yunita.

Tips Diet Sukses, Makan Enak Tetap Jalan

KapanLagi.com - Mengurangi berat badan dan mempertahankan tubuh tetap langsing bukan tugas yang mudah. Saat menjalani diet ketat, tentu saja harus memperhatikan pola makan. Jadi apakah mungkin menjalankan program pelangsingan tapi juga tetap bisa makan makanan enak kesukaan Anda? Coba simak tips di bawah ini.
  1. Salah satu cara untuk mengurangi asupan kalori adalah dengan memilih minuman soda untuk diet. Bukan hanya minuman ini berkalori 0, tapi juga tanpa lemak. Anda juga bisa mengganti gula dalam minuman dengan memakai gula untuk diet. Dan yang paling penting, minumlah banyak-banyak air putih. Tubuh kita tidak akan bisa bertahan tanpa air. Minumlah air putih delapan gelas sehari.
  2. Bagi yang suka ngemil, pilihlah jenis camilan yang rendah kalori. Makanan jenis ini juga tetap terasa enak di lidah.
  3. Selanjutnya, masukan buah-buahan dan sayuran dalam daftar diet Anda. Jenis makanan ini sehat. Jadi saat makan malam pilih makanan yang mengandung sayur.
  4. Cobalah memperbanyak jenis makanan yang Anda makan. Ingat menentukan porsi sangat penting dalam diet. Saat menyantap daging tentukan terlebih dahulu porsinya. Jadikan keharusan untuk menyantap 2-3 porsi sayuran. Gantikan nasi, roti dengan gandum atau beras merah. Cara ini membawa perubahan besar dalam rencana diet Anda.
  5. Selain diet ketat, Anda masih bisa tetap menjaga diet dan memenuhi keinginan melahap fast food. Yang perlu Anda lakukan hanya memesan fast food dengan porsi kecil dan makan satu porsi hamburger saja, jangan lebih dari itu.

Aplikasi Gratis FlashCookiesView, Intip Flash Cookies di Komputer


DetikI-Net.Jakarta- Bagi yang belum terbiasa mendengarnya, Cookies adalah informasi kecil dalam sebuah situs web yang disimpan pada sebuah file yang ditunjuk di komputer kita.

Fungsi Cookies adalah untuk mengenali pengguna ketika masuk ke sebuah situs web. Saat mengunjungi sebuah halaman internet, situs itu hanya akan menggunakan informasi yang telah disimpan dalam cookies tersebut.

Jumlah informasi yang disimpan tersebut ada banyak. Di antaranya adalah Flash. Ingin mengintip Cookies dalam bentuk Flash yang ada di PC kita? Bisa. Gratis lagi.

Seperti dikutip detikINET dari blogsdna, Selasa (29/12/2009), aplikasi gratis ini bernama FlashCookiesView. Fungsinya adalah untuk mengintip Cookies berjenis komponen Flash yang ada pada komputer kita.

Pada tiap file Cookies yang dibaca, panel bagian bawah akan menunjukan format konten yang terbaca atau disebut Hex dump. Pengguna juga bisa memilih sebuah file Cookies untuk kemudian di-copy ke clipboard, di-save dalam text/html/xml ataupun dihapus.

Pengguna yang berminat dapat menguduh aplikasi gratis ini pada link berikut.

Games Kreatif dan Seru


“Orang Pedalaman”

Anda pernah melihat anggota suku di Irian Jaya saat membawa barang-barangbawaannya? Nah, dalam permainan ‘Orang Pedalaman’ para peserta harus adu cepat untuk memindahkan benda dengan sarung yang disampirkan di  kepala. Supaya bisa berhasil lebih dahulu, kerjasama dan taktik dari setiap kelompok sangat menentukan. Permainan ini akan mengungkapkan bagaimana suatu kelompok mampu bekerja sama dalam membuat strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan yang sangat ketat.

“Sedot Kertas”

Permainan ini mengungkap bagaimana suatu kelompok mampu bekerja sama dalam membuat strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan yang sangat ketat, yaitu berhasil lebih dulu menyelesaikan lomba estafet kertas dengan sedotan.

Prosedur :
1.      Tiap anggota tim diberikan sebuah sedotan. Dan setiap tim diberikan sejumlah potongan kertas yang diletakkan di sebuah piring di atas meja.
2.      Tiap tim berbaris ke belakang dan anggotanya meletakkan sedotan di mulut.
3.      Di garis akhir diletakkan sebuah piring di atas meja
4.      Fasilitator memberi aba-aba “Mulai” lalu pemain pertama tim mengambil potongan kertas di piring dengan sedotan (tidak boleh pakai tangan). Lalu kertas itu dialihkan ke pemain berikutnya sampai pemain terakhir, kemudian kertas diletakkan di piring di meja akhir.
5.      Proses tersebut terus berulang dan tiap tim berusaha mengambil dan memindahkan potongan kertas sebanyak-banyaknya.
6.      Proses tersebut dibatasi dengan waktu, misalnya selama 5 menit.
7.      Pemenangnya adalah tim yang berhasil mengambil dan memindahkan potongan kertas paling banyak.

NB : Butuh Strategi dan Keterampilan. Selamat Mencoba!!

Sumber : 100 Game Kreatif oleh Sya’ban Jamil dan Taufik Hidayanto (Trainer dan Praktisi pengembangan SDM)

Penyebaran Islam di Betawi

Sejarawan keturunan Jerman, Adolf Heuken SJ, dalam buku Masjid-masjid Tua di Jakarta, menulis tiada masjid di Jakarta sekarang ini yang diketahui sebelum 1640-an. Dia menyebutkan Masjid Al-Anshor di Jl Pengukiran II, Glodok, Jakarta Kota, sebagai masjid tertua yang sampai kini masih berdiri. Masjid ini dibangun oleh orang Moor artinya pedagang Islam dari Koja (India).
Sejarah juga mencatat pada Mei 1619, ketika VOC menghancurkan Keraton Jayakarta, termasuk sebuah masjid di kawasannya. Letak masjid ini beberapa puluh meter di selatan Hotel Omni Batavia, di antara Jl Kali Besar Barat dan Jl Roa Malaka Utara, Jakarta Kota.
Untuk mengetahui sejak kapan penyebaran Islam di Jakarta, menurut budayawan dan politisi Betawi, Ridwan Saidi, bisa dirunut dari berdirinya Pesantren Quro di Karawang pada tahun 1418. Syekh Quro, atau Syekh Hasanuddin, berasal dari Kamboja. Mula-mula maksud kedatangannya ke Jawa untuk berdakwah di Jawa Timur, namun ketika singgah di pelabuhan Karawang, Syekh urung meneruskan perjalanannya ke timur. Ia menikah dengan seorang gadis Karawang, dan membangun pesantren di Quro.
Makam Syekh Quro di Karawang sampai kini masih banyak diziarahi orang. Di kemudian hari, seorang santri pesantren itu, yakni Nyai Subang Larang, dipersunting Prabu Siliwangi. Dari perkawinan ini lahirlah Kean Santang yang kelak menjadi penyebar Islam. Banyak warga Betawi yang menjadi pengikutnya.
Menurut Ridwan Saidi, di kalangan penganut agama lokal, mereka yang beragama Islam disebut sebagai kaum langgara, sebagai orang yang melanggar adat istiadat leluhur dan tempat berkumpulnya disebut langgar. Sampai sekarang warga Betawi umumnya menyebut mushola dengan langgar. Sebagian besar masjid tua yang masih berdiri sekarang ini, seperti diuraikan Heuken, dulunya adalah langgar.
Menelusuri awal penyebaran Islam di Betawi dan sekitarnya (1418-1527), Ridwan menyebutkan sejumlah tokoh penyebarnya, seperti Syekh Quro, Kean Santang, Pangeran Syarif Lubang Buaya, Pangeran Papak, Dato Tanjung Kait, Kumpo Datuk Depok, Dato Tonggara, Dato Ibrahim Condet, dan Dato Biru Rawabangke.
Pada awalnya penyebaran Islam di Jakarta mendapat tantangan keras, terutama dari bangsawan Pajajaran dan para resi. Menurut naskah kuno Carios Parahiyangan, penyebaran Islam di bumi Nusa Kalapa (sebutan Jakarta ketika itu) diwarnai dengan 15 peperangan. Peperangan di pihak Islam dipimpin oleh dato-dato, dan di pihak agama lokal, agama Buwun dan Sunda Wiwitan, dipimpin oleh Prabu Surawisesa, yang bertahta sejak 1521, yang dibantu para resi.
Bentuk perlawanan para resi terhadap Islam ketika itu adalah fisik melalui peperangan, atau mengadu ilmu. Karena itulah saat itu penyebar Islam umumnya memiliki ‘ilmu’ yang dinamakan elmu penemu jampe pemake. Dato-dato umumnya menganut tarekat. Karena itulah banyak resi yang akhirnya takluk dan masuk Islam. Ridwan mencontohkan rersi Balung Tunggal, yang dimakamkan di Bale Kambang (Condet, Kramatjati, Jakarta Timur).
Prabu Surawisesa sendiri akhirnya masuk Islam dan menikah dengan Kiranawati. Kiranawati wafat tahun 1579, dimakamkan di Ratu Jaya, Depok. Sesudah masuk Islam, Surawisesa dikenal sebagai Sanghyang. Ia dimakamkan di Sodong, di luar komplek Jatinegara Kaum. Ajaran tarekat dato-dato kemudian menjadi ‘isi’ aliran maen pukulan syahbandar yang dibangun oleh Wa Item. Wa Item adalah syahbandar pelabuhan Sunda Kalapa yang tewas ketika terjadi penyerbuan oleh pasukan luar yang dipimpin Falatehan (1527).
Selain itu juga ada perlawanan intelektual yang berbasis di Desa Pager Resi Cibinong, dipimpin Buyut Nyai Dawit yang menulis syair perlawanan berjudul Sanghyang Sikshakanda Ng Kareyan (1518). Sementara, di Lemah Abang, Kabupaten Bekasi, terdapat seorang resi yang melakukan perlawanan terhadap Islam melalui ajaran-ajarannya yang menyimpang. Resi ini menyebut dirinya sebagai Syekh Lemah Abang, atau Syekh Siti Jenar. Tantangan yang demikian berat mendorong tumbuhnya tradisi intelektual Betawi.
Seperti dituturkan Ridwan Saidi, intelektualitas Islam yang bersinar di masyarakat Betawi bermula pada abad ke-19 dengan tokoh-tokoh Guru Safiyan atau Guru Cit, pelanjut kakeknya yang mendirikan Langgar Tinggi di Pecenongan, Jakarta Pusat.
Pada pertengahan abad ke-19 hingga abad ke-20 terdapat sejumlah sentra intelektual Islam di Betawi. Seperti sentra Pekojan, Jakarta Barat, yang banyak menghasilkan intelektual Islam. Di sini lahir Syekh Djuned Al-Betawi yang kemudian menjadi mukimin di Mekah. Di sini juga lahir Habib Usman Bin Yahya, yang mengarang puluhan kitab dan pernah menjadi mufti Betawi.
Kemudian, sentra Mester (Jatinegara), dengan tokoh Guru Mujitaba, yang mempunyai istri di Bukit Duri. Karena itulah ia secara teratur pulang ke Betawi. Guru Mujitaba selalu membawakitab-kitab terbitan Timur Tengah bila ke Betawi. Dia punya hubungan dengan Guru Marzuki Cipinang, yang melahirkan sejumlah ulama terkemuka, seperti KH Nur Ali, KH Abdullah Syafi’ie, dan KH Tohir Rohili.
Juga, sentra Tanah Abang, yang dipimpin oleh Al-Misri. Salah seorang cucunya adalah Habib Usman, yang mendirikan percetakan 1900. Sebelumnya, Habib Usman hanya menempelkan lembar demi lembar tulisannya pada dinding Masjid Petamburan. Lembaran itu setiap hari digantinya sehingga selesai sebuah karangan. Jamaah membacanya secara bergiliran di masjid tersebut sambil berdiri.

Sumber : http://alwishahab.wordpress.com/

Senin, 28 Desember 2009

Soe Hok Gie


Soe Hok Gie (lahir 17 Desember 1942 – meninggal 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 19621969.
Soe Hok Gie menamatkan pendidikan SMA di Kolese Kanisius. Nama Soe Hok Gie adalah dialek Hokkian dari namanya Su Fu-yi dalam bahasa Mandarin (Hanzi). Leluhur Soe Hok Gie sendiri adalah berasal dari provinsi Hainan, Republik Rakyat Cina.
Ia adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya dan rajin mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam buku harian. Buku hariannya kemudian diterbitkan dengan judul Catatan Seorang Demonstran (1983).
Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Dia adik kandung Arief Budiman atau Soe Hok Djin, dosen Universitas Kristen Satya Wacana yang juga dikenal vokal dan sekarang berdomisili di Australia.
Hok Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Sekitar 35 karya artikelnya (kira-kira sepertiga dari seluruh karyanya) selama rentang waktu tiga tahun Orde Baru, sudah dibukukan dan diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan (Bentang, 1995).

Catatan Seorang Demonstran
Juga skripsi sarjana mudanya perihal Sarekat Islam Semarang, tahun 1999 diterbitkan Yayasan Bentang dengan judul Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya, skripsi S1-nya yang mengulas soal pemberontakan PKI di Madiun, juga sudah dibukukan dengan judul Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan (Bentang, 1997).
Sebagai bagian dari aktivitas gerakan, Soe Hok Gie juga sempat terlibat sebagai staf redaksi Mahasiswa Indonesia, sebuah koran mingguan yang diterbitkan oleh mahasiswa angkatan 66 di Bandung untuk mengkritik pemerintahan Orde Lama.
Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat tiga hari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.
Pada tahun 2005, catatan hariannya menjadi dasar bagi film yang disutradarai Riri Riza, Gie, dengan Nicholas Saputra berperan sebagai Hok Gie.


The Changcuters

Hellowww para Ranger!!

Biografi :

The Changcuters adalah grup musik asal Bandung yang dibentuk pada tahun 2005. Grup musik ini beranggotakan Moh. Tria Ramadhani alias Tria (vokal), Muhammad Iqbal atau Qibil (backing vocal & gitar), Arlanda Ghazali Langitan atau Alda (gitar), Dipa Nandastra Hasibuan atau Dipa (bass), dan Erick Nindyoastomo alias Erick (drum).

The Changcuters mulai dikenal sejak membintangi iklan selular provider dengan jargon "beuu". Nama mereka pun melejit setelah membintangi film THE TARIX JABRIX (2008).

Film itu juga mempopulerkan album kedua mereka, MENCOBA SUKSES KEMBALI (2008) yang berada di bawah label Sony BMG. Pasalnya beberapa lagu dalam album tersebut digunakan untuk soundtrack film yang mereka bintangi.

Awalnya, band ini didirikan oleh Dipa, Tria dan Qibil yang merupakan teman satu kampus. Mereka pun mengajak Alda dan Erick, yang juga teman Qibil main band saat SMU.

Nama The Changcuters bukan bermakna jorok atau berasal dari Bahasa Sunda yang berarti pakaian dalam pria. Tapi berasal dari nama seorang sahabat, Cahaya, yang populer di mata mereka lantaran lucu.

Sebelum bergabung dengan Sony BMG, mereka pernah merilis album perdana bertajuk MENCOBA SUKSES yang dirilis bulan Agustus 2006.

Album tersebut lahir dengan bantuan Uki Peterpan, termasuk dalam proses membuat master, proses duplicating kaset dan CD, jadwal studio rekaman dan biaya lainnya. Sayang karena masalah distribusi yang tidak bagus, album ini kurang sukses di pasaran.

Lewat bantuan Uki pula The Changcuters bisa menembus Sony BMG dan berhasil merilis album kedua.

Mendapat sambutan hangat di album kedua, tak membuat The Changcuter menunggu lama untuk merilis album ketiga mereka. Bertempat di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara grup band ini mengadakan konser dengan tajuk Pertunjukan Siang Bolong The Changcuters & Misteri Kalajengking Hitam dalam rangka launching album terbaru mereka.

Dalam ajang Dahyat Award, Tria dkk meraih penghargaan sebagai Aksi Panggung Terdahsyat. Memang tak bisa dipungkiri, konsep panggung The Changcuters memang beda, dan cenderung spontanitas. 
 
Sumber : kapanlagi.com
              http://www.thechangcuters.net
 
Personil :

Tria Changcut
Sang Vokalis

Bandung, 22 Juni 82
Zodiak : Cancer
Hobi : Menyanyi
Makanan fav. Tiramisu & Brownies
"PIAWAI, LIHAI DAN ADUHAI"


Qibil Changcut
Sang Gitaris


Bandung, 10 Maret 82
Zodiak : Pisces
Hobi : Membakar uang
Minuman Fav. Ice Chocolate Banana
" GILA DAN DIGILAI"


Dipa Changcut
Sang Bassis


Medan, 7 Mei 82
Zodiak : Taurus
Hobi : Belajar
Rokok Fav: Marlboro light
" GARANG TAPI BAIK HATI"


Alda Changcut
Sang Gitaris


Bandung, 8 November 81
Zodiak : Scorpio
Hobi : Berdiam diri
Film Fav. Film Bisu
"DIAM ITU EMAS"


Erick Changcut
Sang Drummer


Semarang, 15 July 82
Zodiak : Cancer
Hobi : Memecut
Kamus Fav. Kamus Inggris-Indonesia
"PELARUT DUKA, MEMADAMKAN DENDAM"